Aku ingin bercerita sedikit tentangmu.
Kata orang, kamu indah.
Banyak rahmat Allah yang turun saat hujan. Doa-doa yang mustajabah salah satunya dilakukan ketika hujan. Tapi hujan, tahukah? Masih sangat banyak orang yang menyesali kedatanganmu. Termasuk aku, terkadang. Keadaan terlalu membuatku lupa akan segala hal baik tentangmu hingga aku mencemooh kehadiranmu.
Hujan, yang selalu membawa kesejukan, membawa emosi-emosi baru dalam kehidupan yang menjemukan.
Ah, sepertinya aku terlalu merisaukan datangnya dirimu hingga tak dapat menyadari betapa besar rahmat Allah yang terkandung dalam setiap butir air hujan.
Selasar FGE, 31 Mei 2013 15:51
Seperti air yang membawa kesegaran, seperti angin yang membawa kesejukan, dan seperti api yang membawa kehangatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Tanjung Datu, Agustus 2015 (Dok. Pribadi Serambi Negeri ) Siapa yang tak mengenal bunga Rafflesia? Selain bunga Melati Putih ( Jasm...
-
Ghaaziy; Duta Sabar dan Syukur Bunda Ketika sudah lama ditimang-timang lalu tertidur dan mau ditaruh di kasur. Belum sampai kepa...
-
Sebuah perasaan seorang anak manusia yang muncul karena berbagai alasan sebenarnya, tapi kemudian sampai pada puncaknya ketika, ada seseoran...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar