Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

Bukan Wanita Biasa

Tugas Resensi Buku



Judul Buku   : Bukan Wanita Biasa
Pengarang    : Hadi Dust Muhammadi
Penerjemah   : Ibn Alwi Bafaqih
Penerbit     : Cahaya
Tahun        : 2005

Malang, Maret 2015

Senin, 24 Maret 2014

High Achiever

Essay: High Achiever
Andika Putri Firdausy
Cartography and Remote Sensing, Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

First, let me introduce my self. My name is Andika Putri Firdausy, a student of Cartography and Remote Sensing UGM. Now I’m on my second grade. I do not really deserve to be outstanding students, but I will do my best.  To be an outstanding one is not easy. It is not just about how many times you have defeat the others, but it is about how far you can beat yourself, control yourself.
There are so many person that can be so gorgeous around us. They are all out in everything they have done. They can be a winner of a competiton, moderator or speaker in a seminar, have a summa-cumlaude GPA, get a scholarship and have chance to studying abroad, and many more. Sometimes we think about how can they get such a great thing. And sometimes we just forget, that they just do more than we think. Struggle.
Frequently, people think that an outstanding one is the one who have summa-cumlaude GPA, more than 6,5 IELTS score, get a scholarship, have a chance to exchange and study aboard; and an activists in organization, have a good faith and confidence, and many more. Perfect. But no body’s perfect. We always have our own strength and weakness.
For me, to be a great one is not too complicated. Someone who can be a better one every single time is more gorgeous. I respect everyone who have a big spirit to be a better one. To be the best we have a limit when we arrived in that ‘best’. But to be a better one, we have no limit, we just have to do something better than yesterday.

Besides, as a young and educated person, or maybe everyone, we supposed to have kind of dream. Dream about everything to make our better future. We should fight for our dream, temporary dream in this world, and everlasting dream in akhirat. Make any useful thing in every single step. Always be a better one everytime besides doing the best for your dream, than you will automatically be a high achiever. And don’t forget to be a humble one. May Allah bless us and give us chance to reach our dream. Keep spirit!

Kamis, 27 Februari 2014

Kesyukuran Dibalik Bencana

Kesyukuran Dibalik Bencana: Memandang dan Menyikapi Bencana

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” Q.S 94:5

Foto Udara Sebagian Yogyakarta (sumber: Kota Yogyakarta [fb] )

Definisi bencana menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (bnpb.go.id). Bencana, terkadang dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Bencana dianggap selalu membawa dampak negatif yang merugikan manusia. Akan tetapi kita telah lupa, bahwa dibalik setiap kejadian atau bencana tersebut, selalu terkandung sebuah hikmah.
Erupsi Gunung Kelud pada tanggal 13 Februari 2014 kemarin merupakan salah satu contoh. Gunung Kelud mengalami erupsi terakhir pada tahun 2007. Akan tetapi erupsi yang terjadi pada tahun tersebut merupakan erupsi yang tidak biasa. Erupsi Gunung Kelud biasanya merupakan erupsi yang eksplosif dan terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Akan tetapi pada tahun 2007, Gunung Kelud tidak mengalami erupsi eksplosif melainkan memunculkan kubah lava yang cukup besar di kawah Kelud. Akibatnya, aktivitas gunung tersebut menjadi berubah. Hal inilah yang mengindikasikan terjadinya erupsi yang cukup besar pada tahun 2014.
Erupsi Gunung Kelud pada tahun 2014 ini merupakan erupsi yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari material yang terlempar saat erupsi hingga sejauh 17 kilometer. Selain itu, akibat arah angin pada ketinggian tertentu lebih banyak mengarah ke barat-barat daya, sebaran abu vulkanik hasil erupsi Kelud juga lebih banyak mengarah ke bagian barat Kelud dubanding daerah lainnya. Menurut pemberitaan bahkan abu tersebut mencapai daerah Bandung, Jawa Barat dan mengakibatkan penundaan penerbangan di seluruh bandara di Pulau Jawa. Salah satu kota yyang terkena dampak dari abu vulkanik Kelud yan cukup besar adalah Yogyakarta.
Matahari pagi pada tanggal 14 Februari seakan enggan menyapa. Jam menunjukkan hampir pukul enam pagi, tetapi suasana masih sangat gelap seperti belum shubuh. Dari berita di televisi saya baru mengetahui bahwa hal tersebut terjadi akibat dampak abu vulkanik hasil erupsi Gunung Kelud semalam. Hari mulai terlihat lebih terang sekitar pukul tujuh. Langit berwarna jingga seperti senja, tetapi membawa hawa yang sedikit pengap. Berdasarkan instruksi, kami akhirnya menggunakan masker meski di dalam ruangan agar terhindar dari abu vulkanik yang memiliki bagian runcing sehingga dapat merusak organ pernapasan.
Kota Jogja seperti kota mati saat saya berkeliling untuk mencari makan di sore harinya. Hampur tidak ada warung yang buka membuat kami – anak kos – kelaparan. Dengan adanya hujan abu banyak pedagang enggan berjualan karena terganggu dengan debu yang beterbangan. Selain itu memang kondisi lingkungan belum kondusif sehingga justru akan emmbahayakan jika menjual makanan pada kondisi seperti ini. Dari sudut pandang negatif lainnya, kita dapat melihat banyak kejadian. Hujan krakal, krikil, hingga hujan abu yang mengguyur bahkan sebagian dari Pulau Jawa, lahar dingin dan material erupsi lainnya, serta beragam dampak negatif lain yang dapat kita lihat dari siaran-siaran berita di media. Akan tetapi, Allah tidak pernah menguji melebihi kemampuan hambaNya, maka dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan.




Selain dampak negatif, kita juga dapat melihat adanya dampak positif dari bencana ini. Sebuah gunung berapi dipastikan memiliki siklus erupsi sebagai bentuk peremajaan, sehingga gunung tersebut dapat terus memberi manfaat. Selain itu, material-material hasil erupsi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan juga media tanam. Bagi para pedagang, tentulah hal ini menjadi suatu keberkahan untuk mendapatkan rezeki lebih. Jiwa sosial kita sebgai manusia juga diuji, apa yang dapat kita berikan kepada saudara kita yang sedang diuji dengan musibah. Salah satu contoh nyata kegiatan yang dapat meningkatkan rasa kekeluargaan adlah yang terjadi di Fakultas Geografi UGM. Kami bekerja bakti untuk membersihkan sisa abu vulkanik yang masih ada di sekitar kampus. Alhamdulillah, hujan telah mengguyur kampus semalam. Bukti akan kebesaran Allah akan ada, dan selalu ada, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Selalu siratkan syukur dibalik apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, agar semua kejadian lebih terasa nikmatnya. InsyaAllah.


Dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah Penginderaan Jauh untuk Vegetasi dan Penggunaan Lahan
Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh
Fakultas Geografi
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
2014

Andika Putri Firdausy,
27 Februari 2014

Berkumpul di Jannah